HARDWARE BASIC : Piranti Masukan
Jenis-jenis piranti masukan,
Piranti Pengetikan
Peranti penunjuk (bahasa Inggris: pointing device) adalah peranti masukan (lebih spesifiknya, peranti antarmuka manusia) yang memungkinkan pengguna untuk memasukan data spasial (kontinu dan multidimensi) ke dalam suatu komputer. Sistem CAD dan antarmuka pengguna grafis (GUI) memungkinkan pengguna untuk mengendalikan dan memberikan data kepada komputer dengan menggunakan gestur fisik tunjuk, klik, dan seret misalnya dengan menggerakan tetikus di atas permukaan destop fisik dan mengaktifkan tombol pada tetikus tersebut. Gerakan peranti penunjuk akan diteruskan ke layar dengan bergeraknya penunjuk atau kursor serta berbagai perubahan visual lain. Peranti penunjuk secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu yang berdasarkan gerakan objek dan yang berdasarkan sentuhan pada suatu permukaan. Contoh jenis pertama adalah tetikus dan bola jejak (trackball), sedangkan contoh jenis kedua adalah bantalan sentuh (touchpad), tablet grafis (graphics tablet), layar sentuh, dan tuas kontrol.
Piranti Pengetikan
- Keyboard
Berfungsi sebagai tempat pengetikan perintah dan masukan yang dapat dipakai mengubah huruf, angka, ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses komputer. Keyboard paling umum dipergunakan sebagai perangkat masukan dan merupakan perangkat yang paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer dengan masukan kartu plong (punch card). Keyboard merupakan perangkat masukan yang tidak terlalu banyak mengalami perubahan sejak diperkenalkan pertama kali. Secara garis besar sistem keyboard biasanya terdiri atas tombol-tombol pengetikan, angka, fungsi, dan kontrol. - ATM (Automated Teller Machine)
Biasa disebut Anjungan Tunai Mandiri biasa digunakan dalam perbankan. Perangkat ini memungkinkan kita melakukan transaksi pengambilan uang tunai, pembayaran berbagai jenis tagihan, transfer uang. ATM bekerja sebagai peranti I/O sekaligus. Sebagai perangkat masukan, ATM memungkinkan pemakai memasukan nomor PIN (Personal Identification Number), angka uang, dan hal-hal lain yang tersedia pada menu. Adapun sebagai perangkat keluaran, ATM memungkinkan pemakai (petugas bank) melihat perintah maupun kode dan angka yang diketikan pada perangkat masukan. - Point of Sale (POS)
Merupakan perangkat yang digunakan pada toko-toko untuk memasukan data pembelian. Biasanya perangkat ini selain berisi tombol seperti keyboard, lengkap dengan angka-angka, juga masih ditambah fasilitas yang memungkinkan untuk memproses kartu kredit atau fkartu debit. Point Of Sale atau disingkat POS dapat diterjemahkan bebas menjadi sistem kasir, yaitu aktivitas yang ber-orientasi pada penjualan yang terjadi pada bidang usaha retail. Mengapa POS ini menjadi terlihat sangat penting? Hal ini semata-mata adalah karena POS merupakan terminal tempat uang diterima dari pelanggan ke toko retail. Bagi pemilik usaha, uang masuk adalah indikator yang paling mudah untuk mengukur pendapatan, yang disebut dengan OMZET. POS juga menjadi penting karena seiring dengan berkembangnya usaha, sistem kasir akan dijalankan bukan oleh pemilik, namun oleh karyawan. Karena itu pemilik wajib tahu apa yang dikerjakan oleh kasir, dan berapa uang yang didapatkan secara tepat. Karena itu, sistem POS atau kasir telah digantikan oleh sistem komputer kasir. Walaupun tahap implementasi awal terlihat lebih rumit, namun fitur yang disediakan jauh melebihi dari cash register.
Peranti penunjuk (bahasa Inggris: pointing device) adalah peranti masukan (lebih spesifiknya, peranti antarmuka manusia) yang memungkinkan pengguna untuk memasukan data spasial (kontinu dan multidimensi) ke dalam suatu komputer. Sistem CAD dan antarmuka pengguna grafis (GUI) memungkinkan pengguna untuk mengendalikan dan memberikan data kepada komputer dengan menggunakan gestur fisik tunjuk, klik, dan seret misalnya dengan menggerakan tetikus di atas permukaan destop fisik dan mengaktifkan tombol pada tetikus tersebut. Gerakan peranti penunjuk akan diteruskan ke layar dengan bergeraknya penunjuk atau kursor serta berbagai perubahan visual lain. Peranti penunjuk secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu yang berdasarkan gerakan objek dan yang berdasarkan sentuhan pada suatu permukaan. Contoh jenis pertama adalah tetikus dan bola jejak (trackball), sedangkan contoh jenis kedua adalah bantalan sentuh (touchpad), tablet grafis (graphics tablet), layar sentuh, dan tuas kontrol.
- Mouse
Mouse adalah perangkat genggam kecil yang mendorong di atas permukaan horisontal. Sebuah mouse pointer bergerak grafis dengan menjadi meluncur di permukaan halus. Mouse roller/bola konvensional menggunakan bola untuk membuat tindakan ini. Bola berada dalam kontak dengan dua lubang kecil yang ditetapkan di sudut kanan satu sama lain. Saat bola bergerak memutar poros tersebut, dan rotasi diukur oleh sensor di dalam mouse. Jarak dan arah dari sensor ini kemudian ditransmisikan ke komputer, dan komputer bergerak pointer grafis pada layar dengan mengikuti gerakan mouse. - Trackball
Trackball adalah perangkat penunjuk yang terdiri dari bola bertempat di soket yang mengandung sensor untuk mendeteksi rotasi bola sekitar dua sumbu, mirip dengan mouse terbalik. Sebagai pengguna gulungan bola dengan ibu jari, jari, atau telapak pointer di layar juga akan bergerak. Tracker bola biasanya digunakan pada workstation CAD untuk kemudahan penggunaan, mana mungkin tidak ada ruang meja yang menggunakan mouse. Beberapa mampu terintegrasi ke sisi keyboard dan memiliki tombol dengan fungsi yang sama seperti tombol mouse. Ada juga trackball nirkabel yang menawarkan jangkauan yang lebih luas dari posisi ergonomis bagi pengguna. - Pointing Stick Pointing Stick/Tongkat Penunjuk adalah inti tekanan kecil yang sensitif digunakan seperti joystick. Hal ini biasanya ditemukan pada laptop tertanam antara 'G', 'H', dan 'B'. Ini beroperasi dengan merasakan gaya yang diberikan oleh pengguna. Yang sesuai "mouse" tombol biasanya ditempatkan tepat di bawah spasi . Hal ini juga ditemukan pada mouse dan beberapa keyboard lainnya.
- Touchpad/Trackpad Touchpad atau Trackpad adalah permukaan datar yang dapat mendeteksi kontak jari. Ini adalah perangkat penunjuk stasioner yang biasanya digunakan pada laptop. Setidaknya satu tombol fisik biasanya dilengkapi dengan touchpad, namun pengguna juga dapat menghasilkan klik mouse dengan menekan pada pad. Fitur lanjutan mencakup sensitivitas tekanan dan gerakan khusus seperti bergulir dengan menggerakan jari di sepanjang tepi. Touchpad atau Trackpad menggunakan grid dua lapisan elektroda untuk mengukur gerakan jari, satu lapisan memiliki strip elektroda vertikal yang menangani pergerakan vertikal, dan lapisan lainnya memiliki strip elektroda horisontal untuk menangani gerakan horisontal.
- Digitizing Tablet Graphic Tablet adalah perangkat keras peranti masukan komputer yang membolehkan pemakainya untuk menggambar dengan tangan dan memasukan gambar atau sketsa langsung ke komputer, layaknya menggambar di atas kertas menggunakan pensil. Sebuah tablet grafis terdiri dari tablet digital dan sebuah kursor ataupun sebuah pena digital (pen). Tablet digital memiliki permukaan yang pipih sebagai alas gambar yang terdiri atas perlengkapan elektronik yang dapat mendeteksi gerakan kursor atau pena digital kemudian menerjemahkannya menjadi sinyal digital yang dikirim langsung ke komputer. Setiap titik atau gerakan pada tablet merepresentasikan titik atau gerakan pada layer monitor, inilah yang membedakannya dengan fungsi mouse yang tergantung pada letak kursor. Hasil gambar tidak akan terlihat pada tablet itu sendiri, melainkan pada monitor komputer.Kursor (disebut juga puck) berfungsi layaknya mouse pada komputer, hanya saja kursor ini dapat memiliki sebanyak 16 tombol dan memiliki jendela dengan helai-helai rambut (crosshairs) di dalamnya sebagai tempat posisi ujung titik yang dituju. Sementara Pena digital (disebut juga stilus) mirip dengan pena, hanya saja tidak memakai tinta melainkan dilengkapi oleh ujung elektronik.
Pengambil gambar terformat,
Banyak jenis peranti masukan yg dapat digunakan untuk mengambil citra (gambar) terformat, yang dalam arti disini bentuk atau format hurufnya sudah ditentukan. Hal ini membantu peranti tersebut dalam menerima masukan. Yang kemudian diubah menjadi sinyal digital. Contoh untuk kategori peranti ini adalah Bar Code Reader, MICR, OMR, dan OCR.
A. Bar Code Reader Bar Code adalah pola garis-garis hitam putih yg umum dijumpai pada barang-barang yg dijual di swalayan-swalayan untuk mempercepat proses pemasukan data transaksi. Bar code ini dibaca oleh Bar Code Reader yang berupa scanner fotoelektris yang dapat mengonversi data bar code menjadi sinyal digital.
B. MICR ( Magnetic Ink Character Recognition ) MICR digunakan untuk membaca karakter-karakter khusus MICR yg dicetak dengan tinta khusus pula, Tinta ini akan dimagnetisasi oleh MICR sehingga infromasi magnetisnya dapat dibaca dan diterjemahkan menjadi sinyal digital. Tinta magnetis ini hanya dapat dicetak dengan printer laser.
C. OMR ( Optical Mark Recognition) OMR adalah peranti yg dapat membaca blok tulisan pensil dan mengubahnya menjadi bentuk yg dapat digunakan oleh komputer, Peranti ini membaca masukan dg bantuan refleksi optis dengan mengenali ketebalan tulisan. Contoh yang lazim ditemui untuk penggunaan OMR terdapat pada saattes penerimaan mahasiswa baru. Dengan mengisi bulatan bulatan lembar jawaban dengan pensil 2B.
D. OCR ( Optical Character Recognition ) OCR adalah peranti yg dapat membaca teks dan mengkonversinya kedalam kode digital yg nantinya diproses oleh komputer. Didalama OCR terdapat sistem yang terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak pemanipulasi data.
Pengambil data tidak terformat,
Image Scanner scanner-adalah perangkat yang optikal memindai gambar, teks tercetak, tulisan tangan , atau obyek, dan mengkonversinya menjadi citra digital . Kategori lain dari scanner adalah kamera digital scanner, yang didasarkan pada konsep reprografi kamera. Karena untuk meningkatkan resolusi dan fitur baru seperti anti-shake, kamera digital telah menjadi alternatif yang menarik untuk scanner biasa. Walaupun masih memiliki kelemahan dibandingkan dengan scanner tradisional (seperti distorsi, refleksi, bayangan, kontras rendah), kamera digital menawarkan keuntungan seperti kecepatan, portabilitas dan digitalisasi lembut dokumen tebal tanpa merusak buku tulang belakang. Teknologi pemindaian baru menggabungkan scanner 3D dengan kamera digital untuk membuat penuh warna, foto-realistis model 3D objek. Di daerah penelitian biomedis, deteksi perangkat untuk mikroarray DNA disebut scanner juga. Scanner ini adalah sistem resolusi tinggi (sampai dengan 1 pM / pixel), mirip dengan mikroskop. Deteksi dilakukan melalui CCD atau photomultiplier tube (PMT).
Kamera Digital Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital. Karena hasilnya disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus diolah menggunakan pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak yang daat membaca media simpan digital tersebut. Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan penyuntingan warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan dengan relatif lebih mudah daripada kamera manual.
Pembaca Retina Mata Scan retina, umumnya bingung dengan "scanner iris" lebih tepat bernama, adalah biometrik teknik yang menggunakan pola unik pada seseorang retina untuk mengidentifikasi mereka. Hal ini tidak menjadi bingung dengan teknologi lain okular berbasis, pengenalan iris .
Pembaca Sidik Jari Pengenalan sidik jari atau otentikasi sidik jari mengacu pada otomatis metode verifikasi pertandingan antara dua manusia sidik jari . Sidik jari adalah salah satu dari banyak bentuk biometrik digunakan untuk mengidentifikasi individu dan memverifikasi mereka identitas . Artikel ini menyentuh pada dua kelas utama dari algoritma (minutia dan pola) dan empat sensor desain (optik, ultrasonik, kapasitansi pasif, dan kapasitansi aktif).
Suara,
Suara adalah pemampatan mekanis atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel. Manusia mendengar bunyi saat getaran di udara atau medium lain sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusiakira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
Ada 2 macam suara yaitu :
Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Video juga bisa dikatakan sebagai gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu.
Gerakan,
Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari titik keseimbangan awal. Sebuah benda dikatakan bergerak jika benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati.
Sensor,
Sensor adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor sering digunakan untuk pendeteksian saat melakukan pengukuran atau pengendalian.
RFID,
RFID atau Radio Frequency Identification. RFID adalah sistem identifikasi tanpa kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan seperti barcode dan magnetic card seperti ATM. RFID banyak dipakai diberbagai bidang seperti perusahaan, supermarket, rumah sakit. Prinsip kerja RFID adalah mengidentifikasi sistem dengan gelombang radio. Untuk itu minimal dibutuhkan dua buah perangkat, yaitu yang disebut TAG dan READER. Saat pemindaian data, READER membaca sinyal yang diberikan oleh RFID TAG.
QRCode,
Kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.
Sumber :
- http://suyeks.blog.st3telkom.ac.id/2016/10/27/piranti-masukan-piranti-pengetikan-piranti-penunjuk-pengambil-gambar-terformat-pengambil-gambar-tidak-terformat-suara-video-gerakan-sensor-rfid-qr-code/
- http://ifyogiuinsgd.heck.in/pengambil-gambar-terformat.xhtml
- http://biokom-pti.blogspot.co.id/2013/10/input-device.html
- https://akmalfirdaus1102.blogspot.co.id/2016/02/pengambil-gambar-terformat-dan-tidak.html
A. Bar Code Reader Bar Code adalah pola garis-garis hitam putih yg umum dijumpai pada barang-barang yg dijual di swalayan-swalayan untuk mempercepat proses pemasukan data transaksi. Bar code ini dibaca oleh Bar Code Reader yang berupa scanner fotoelektris yang dapat mengonversi data bar code menjadi sinyal digital.
B. MICR ( Magnetic Ink Character Recognition ) MICR digunakan untuk membaca karakter-karakter khusus MICR yg dicetak dengan tinta khusus pula, Tinta ini akan dimagnetisasi oleh MICR sehingga infromasi magnetisnya dapat dibaca dan diterjemahkan menjadi sinyal digital. Tinta magnetis ini hanya dapat dicetak dengan printer laser.
C. OMR ( Optical Mark Recognition) OMR adalah peranti yg dapat membaca blok tulisan pensil dan mengubahnya menjadi bentuk yg dapat digunakan oleh komputer, Peranti ini membaca masukan dg bantuan refleksi optis dengan mengenali ketebalan tulisan. Contoh yang lazim ditemui untuk penggunaan OMR terdapat pada saattes penerimaan mahasiswa baru. Dengan mengisi bulatan bulatan lembar jawaban dengan pensil 2B.
D. OCR ( Optical Character Recognition ) OCR adalah peranti yg dapat membaca teks dan mengkonversinya kedalam kode digital yg nantinya diproses oleh komputer. Didalama OCR terdapat sistem yang terdiri atas perangkat keras dan perangkat lunak pemanipulasi data.
Pengambil data tidak terformat,
Image Scanner scanner-adalah perangkat yang optikal memindai gambar, teks tercetak, tulisan tangan , atau obyek, dan mengkonversinya menjadi citra digital . Kategori lain dari scanner adalah kamera digital scanner, yang didasarkan pada konsep reprografi kamera. Karena untuk meningkatkan resolusi dan fitur baru seperti anti-shake, kamera digital telah menjadi alternatif yang menarik untuk scanner biasa. Walaupun masih memiliki kelemahan dibandingkan dengan scanner tradisional (seperti distorsi, refleksi, bayangan, kontras rendah), kamera digital menawarkan keuntungan seperti kecepatan, portabilitas dan digitalisasi lembut dokumen tebal tanpa merusak buku tulang belakang. Teknologi pemindaian baru menggabungkan scanner 3D dengan kamera digital untuk membuat penuh warna, foto-realistis model 3D objek. Di daerah penelitian biomedis, deteksi perangkat untuk mikroarray DNA disebut scanner juga. Scanner ini adalah sistem resolusi tinggi (sampai dengan 1 pM / pixel), mirip dengan mikroskop. Deteksi dilakukan melalui CCD atau photomultiplier tube (PMT).
Kamera Digital Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensr CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital. Karena hasilnya disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus diolah menggunakan pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak yang daat membaca media simpan digital tersebut. Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan penyuntingan warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan dengan relatif lebih mudah daripada kamera manual.
Pembaca Retina Mata Scan retina, umumnya bingung dengan "scanner iris" lebih tepat bernama, adalah biometrik teknik yang menggunakan pola unik pada seseorang retina untuk mengidentifikasi mereka. Hal ini tidak menjadi bingung dengan teknologi lain okular berbasis, pengenalan iris .
Pembaca Sidik Jari Pengenalan sidik jari atau otentikasi sidik jari mengacu pada otomatis metode verifikasi pertandingan antara dua manusia sidik jari . Sidik jari adalah salah satu dari banyak bentuk biometrik digunakan untuk mengidentifikasi individu dan memverifikasi mereka identitas . Artikel ini menyentuh pada dua kelas utama dari algoritma (minutia dan pola) dan empat sensor desain (optik, ultrasonik, kapasitansi pasif, dan kapasitansi aktif).
Suara,
Suara adalah pemampatan mekanis atau gelombang longitudinal yang merambat melalui medium. Medium atau zat perantara ini dapat berupa zat cair, padat, gas. Jadi, gelombang bunyi dapat merambat misalnya di dalam air, batu bara, atau udara.Kebanyakan suara adalah merupakan gabungan berbagai sinyal, tetapi suara murni secara teoritis dapat dijelaskan dengan kecepatan osilasi atau frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz) dan amplitudo atau kenyaringan bunyi dengan pengukuran dalam desibel. Manusia mendengar bunyi saat getaran di udara atau medium lain sampai ke gendang telinga manusia. Batas frekuensi bunyi yang dapat didengar oleh telinga manusiakira-kira dari 20 Hz sampai 20 kHz pada amplitudo umum dengan berbagai variasi dalam kurva responsnya. Suara di atas 20 kHz disebut ultrasonik dan di bawah 20 Hz disebut infrasonik.
Ada 2 macam suara yaitu :
- Suara Periodik adalah Suara yang terjadi secara kontinyu atau berlanjut dan getaran yang dihasilkan sama. Contoh suara periodik : instrument musik dan nyanyian burung.
- Suara Non periodik adalah Suara yang tidak terjadi secara berlanjut atau suara yang bentuk gelombangnya kotak-kotak. Contoh suara non-periodik: batuk dan percikan ombak
Video adalah teknologi untuk menangkap, merekam, memproses, mentransmisikan dan menata ulang gambar bergerak. Biasanya menggunakan film seluloid, sinyal elektronik, atau media digital. Video juga bisa dikatakan sebagai gabungan gambar-gambar mati yang dibaca berurutan dalam suatu waktu dengan kecepatan tertentu.
Gerakan,
Gerak adalah suatu perubahan tempat kedudukan pada suatu benda dari titik keseimbangan awal. Sebuah benda dikatakan bergerak jika benda itu berpindah kedudukan terhadap benda lainnya baik perubahan kedudukan yang menjauhi maupun yang mendekati.
Sensor,
Sensor adalah jenis tranduser yang digunakan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi tegangan dan arus listrik. Sensor sering digunakan untuk pendeteksian saat melakukan pengukuran atau pengendalian.
RFID,
RFID atau Radio Frequency Identification. RFID adalah sistem identifikasi tanpa kabel yang memungkinkan pengambilan data tanpa harus bersentuhan seperti barcode dan magnetic card seperti ATM. RFID banyak dipakai diberbagai bidang seperti perusahaan, supermarket, rumah sakit. Prinsip kerja RFID adalah mengidentifikasi sistem dengan gelombang radio. Untuk itu minimal dibutuhkan dua buah perangkat, yaitu yang disebut TAG dan READER. Saat pemindaian data, READER membaca sinyal yang diberikan oleh RFID TAG.
QRCode,
Kode QR adalah suatu jenis kode matriks atau kode batang dua dimensi yang dikembangkan oleh Denso Wave, sebuah divisi Denso Corporation yang merupakan sebuah perusahaan Jepang dan dipublikasikan pada tahun 1994 dengan fungsionalitas utama yaitu dapat dengan mudah dibaca oleh pemindai QR merupakan singkatan dari quick response atau respons cepat, yang sesuai dengan tujuannya adalah untuk menyampaikan informasi dengan cepat dan mendapatkan respons yang cepat pula. Berbeda dengan kode batang, yang hanya menyimpan informasi secara horizontal, kode QR mampu menyimpan informasi secara horizontal dan vertikal, oleh karena itu secara otomatis Kode QR dapat menampung informasi yang lebih banyak daripada kode batang.
Sumber :
- http://suyeks.blog.st3telkom.ac.id/2016/10/27/piranti-masukan-piranti-pengetikan-piranti-penunjuk-pengambil-gambar-terformat-pengambil-gambar-tidak-terformat-suara-video-gerakan-sensor-rfid-qr-code/
- http://ifyogiuinsgd.heck.in/pengambil-gambar-terformat.xhtml
- http://biokom-pti.blogspot.co.id/2013/10/input-device.html
- https://akmalfirdaus1102.blogspot.co.id/2016/02/pengambil-gambar-terformat-dan-tidak.html
Komentar
Posting Komentar